Arsene Wenger Katakan Kritik Kepadanya Merupakan Lelucon

JUDIHOKI.com – AGEN BOLA TERPERCAYA Kritik tajam lagi-lagi tertuju kepada pelatih berpaspor Perancis tersebut seusai terancam tidak memperoleh satu pun gelar musim ini. Kariernya bersama Arsenal pun kembali dipertanyakan.
Tetapi, Arsene wenger membela diri. Ia mengatakan kritik keras yang ditujukan kepadanya ialah sebagai lelucon. “Pertandingan selanjutnya selalu menjadi tantangan besar dan Anda selalu berada di tengah-tengah drama tersebut. Itu (kritikan) menjadi sebuah lelucon,” kata Wenger sebagaimana dilansir BBC.
Sebetulnya, Arsenal belum sepenuhnya kehilangan gelar musim ini. Masih ada satu lagi peluang di Liga Champions 2015/16.
Tetapi, kansnya nyaris mustahil tercapai mengikuti kekalahan 0-2 dari Barcelona pada leg pertama babak 16 Besar di Stadion Emirates.
Arsenal juga nyaris dipastikan keluar dari pengejaran trofi Liga Primer Inggris musim ini. Kesempatan emas untuk menjaga persaingan tak dapat dimanfaatkan oleh Arsenal ketika skuatnya bermain seri dengan Tottenham Hotspur.
Kritik tajam sebetulnya telah ditunjukkan para suporter Arsenal ketika skuatnya menundukkan Hull City 4-0 pada pertandingan ulangan putaran kelima Piala FA. Para fan terlihat merentangkan spanduk bertuliskan: “Arsene, terimakasih atas memorinya, tapi saatnya mengucapkan selamat tinggal.”
“Apa yang terjadi pada saat ini sangat sangat berat yang harus dialami pemain, tapi nilailah kami pada akhir kompetisi,” kata Wenger.
“Kami sudah melewati perjalanan yang sangat jauh di FA Cup, jadi (kekalahan) ini sangat menyedihkan. Tapi kami harus fokus untuk pertandingan berikutnya.”
Menurutnya, Arsenal boleh kalah di masa lalu dan kalah lagi di masa depan. “Tapi, kami akan selalu bersama dan mengatasi ini serta bersiap untuk laga ke depannya dengan keyakinan penuh,” ujar Wenger.
“Suporter mendukung di belakang klub dan kami ingin terus berjuang hingga akhir musim untuk setiap pertandingannya.”

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Arsene Wenger Katakan Kritik Kepadanya Merupakan Lelucon"

Posting Komentar

loading...