Suporter Marah Karena Ulah Hakim Garis

Sebuah adegan yang membuat para suporter marah pada pertandingan PBFC vs Mitra Kukar pada Kamis sore di Stadion Si Jalak Harupat. Satu umpan pada menit 76 tadi dinyatakan offside oleh hakim garis. Tayangan ulang memperlihatkan pemain yang diberi umpan berdiri dalam posisi onside.
JUDIHOKI.com - AGEN BOLA TERPERCAYA Mitra Kukar tertinggal dalam posisi 2-1 oleh Pusamania Borneo FC ketika Terens Puhiri masuk menusun dari sayap kanan sebelum melepaskan umpan ke depan gawang. Lerby Eliandry yang berdiri di belakang pemain lawan kemudian berlari masuk setelah bola diumpankan dan menyambar pada first time ke gawang lawan. Namun sayangnya wasit melihat kibasan hakim garis dan menyatakan offside.
Tayangan ulang memperlihatkan Eliandry berdiri jauh onside, dan baru berlari masuk setelah umpan diberikan oleh Puhiri.
Secara umum pertandingan Derby Mahakam ini lebih didominasi oleh PBFC sekalipun mereka sudah dipastikan tersisih. Pada sisi lain Mitra Kukar harus menang untuk menjaga harapannya lolos ke babak berikutnya tetap terbuka lebar.
Gol pertama dari PBFC terjadi pada menit 19 melalui titik penalti. Kapten Ponaryo maju mengeksekusi dan gol!
Mitra Kukar membalaskannya tidak lama setelah babak kedua dimulai, sekitar menit 65, melalui Hendra Bayouw, ketika ia menyambar satu bola umpan tari dari pemain Kukar lain di ujung gawang.
Namun skor berubah 2-1 setelah satu tendangan bebas dari Leonard Tupamahu mengenai mistar gawang, dan bola muntah disambar oleh Sultan Samma dan gol. Pemain belakang Mitra Kukar terlalu terpaku pada arah bola dan gagal memperhatikan Sultan Samma yang berdiri tanpa pengawalan, yang kemudian menyambar bola liar. Skor kembali untuk keunggulan PBFC 2-1.
Hingga peluit akhir wasit berbunyi skor tetap bertahan 2-1.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suporter Marah Karena Ulah Hakim Garis"

Posting Komentar

loading...