
JUDIHOKI.com - AGEN CASINO ONLINE Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, menerima banyak ucapan selamat setelah tim besutannya mencatat sejarah untuk pertama kalinya menjadi juara Liga Primer Inggris. Ucapan selamat datang dari Perdana Menteri, kolega dan mantan klub.
Leicester City mengunci gelar juara Liga Primer Inggris musim 2015-16 setelah pesaing terdekatnya Tottenham Hotspur hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 dalam laga pekan ke 36 melawan Chelsea, Selasa (3/5) dini hari WIB. Hasil itu membuat selisih poin Leicester City dan Spurs menjadi tujuh angka, dan tidak mungkin terkejar lagi dalam dua laga tersisa.
Berkat kesuksesan itu sang arsitek mendapatkan banyak ucapan selamat. Salah satunya adalah dari Perdana Menteri Inggris, David Cameron. “Selamat untuk Leicester dan Claudio Ranieri. Suatu pencapaian luar biasa, benar-benar gelar juara Premier League yang pantas,” kicau Cameron di akun @David_Cameron.
Keberhasilan pelatih Italia di Negeri Ratu Elizabeth itu juga membuat bangga Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi. “Kejutan luar biasa sepanjang sejarah sepak Inggris dipimpin oleh orang Italia. Luar biasa Leicester City. Selamat Ranieri,” kicau Renzi di akun Twitter pribadinya.
Mantan pelatih Real Madrid yang juga asal Italia, Carlo Ancelotti, juga mengangkat jempol baginya. “Selamat sukses untuk Leicester dan temanku Claudio Ranieri atas kemenangan bersejarah di Liga Inggris,” katanya di akun @MrAncelotti.
Sementara dua mantan klub pelatih yang dijuluki The Tinkerman ini, yaitu Juventus dan Valencia juga tak ketinggalan menyampaikan selamat lewat skun Twitter klub. “Kerja bagus, Mr Ranieri dan @LCFC,” kicau akun @juventusfcen. Sementara klub Valencia menyatakan, “Kami ingin mengucapkan selamat terutama pada pelatih kepala mereka, Claudio Ranieri. Selamat Claudio,” kata akun @valenciacf_en.
Ranieri bukan orang Italia pertama yang sukses menjuarai Premier League sebagai manajer. Sebelumnya, ada Carlo Ancelotti dan Roberto Mancini. Ancelotti lebih dulu membawa Chelsea menjadi juara Premier League pada 2009/2010. Dua musim berikutnya, giliran Mancini yang sukses bersama Manchester City.
Bagi Ranieri, ini adalah gelar juara liga pertamanya di level tertinggi selama menjadi manajer. Pria asal Italia itu meraihnya di usia 64 tahun.
“Saya sangat bangga. Saya senang untuk para pemain, untuk Chairman, untuk staf di Leicester City, semua pendukung kami dan komunitas Leicester. Ini adalah perasaan yang luar biasa dan saya sangat senang untuk semuanya,” ujarnya
0 Response to "Ranieri Dibanjiri Ucapan Selamat dari Perdana Menteri dan Kolega"
Posting Komentar