Hoki News - Seniman Spencer Tunick di Amerika Serikat bulan lalu meminta kaum hawa untuk memprotes kandidat calon presiden dari Partai Republik Donald Trump yang akan tampil dalam konvensi dengan menggelar demo bugil.
Koran the Telegraph melaporkan, Jumat (17/6), demo telanjang itu adalah bagian dari proyek instalasi seni yang digagas Tunick.
Awalnya Tunick hanya meminta seratus perempuan untuk ikut serta tapi kemudian peminat melonjak hingga 1.500 orang.
"Responnya sangat luar biasa. Para perempuan ini sangat berani," kata dia, seperti dikutip dari majalah Esquire.
Pameran berjudul "Semua yang perempuan katakan berarti segalanya" ini akan menampilkan wanita telanjang berdiri sambil memegang cermin menghadap ke lokasi Konvensi Partai Republik tahun ini di Kota Cleveland, Negara Bagian Ohio yang akan digelar musim panas nanti.
"Saya punya dua putri, umur 9 dan 11 tahun, saya ingin mereka tumbuh dewasa di dunia yang progresif dengan kesetaraan hak dan perhatian serta perlakuan yang lebih baik bagi kaum wanita," kata Tunick tentang proyek uniknya itu.
"Sebagai manusia, saya ingin menentang Trump dan pendukung Republik lainnya yang omongan mereka selalu berisi kebencian terhadap perempuan, imigran, kaum LGBT," tulis seorang sukarelawan.
Sebelumnya Tunick juga sudah pernah menggelar demo serupa di Sydney dan Mexico city.

0 Response to "Protes Donald Trump, 1500 perempuan siap demo bugil"
Posting Komentar